Tags

, , , , , ,


Sekilas, demokrasi tidak mempunyai hubungan dengan kapitalisme. Secara harfiah dua kata tersebut mempunyai arti berbeda. Begitu juga dari sudut pandang keilmuan, demokrasi dan kapitalisme mempunyai lingkup kajian yang berbeda.

Demokrasi
Pemikiran tentang demokrasi sudah diungkapkan oleh Aristoteles lebih dari 500 tahun yang lalu. Demokrasi merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani yaitu Demokratia, dimana kata tersebut terdiri dari dua penggabungan kata Demos yang berarti rakyat dan Kratos yang berarti kekuasaan. Gagasan pokok demokrasi adalah manusia mempunyai kesempatan yang sama didalam hubungan sosial masyarakat. Almadudin mengungkapkan 12 prinsip-prinsip demokrasi yang pada intinya yaitu persamaan hak setiap manusia, kebebasan berekspresi dan kedaulatan rakyat. Demokrasi merupakan gagasan bagaimana suatu negara dijalankan melalui pemerintahan guna mewujudkan cita-cita bersama yang melandasi terbentuknya suatu negara. Sekarang gagasan demokrasi sudah menjadi sistem pemerintahan yang diterapkan di hampir seluruh negara. Dalam penerapannya demokrasi terbagi menjadi dua yaitu demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin. Demokrasi liberal lebih mengedepankan kebebasan individu, sedangkan demokrasi terpimpin merupakan sistem pemerintahan dimana setiap individu mempunyai kebebasan berpendapat berekspresi dan berkumpul namun keputusan dipegang oleh pemimpin tertinggi.

Kapitalisme
Kapitalisme sendiri merupakan suatu paham ekonomi dimana modal merupakan satu-satunya faktor penentu dalam kegiatan perekonomian. Kapitalis adalah mereka yang mempunyai modal besar, digunakan sebagai landasan kegiatan ekonomi guna memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Pada tataran individu nilai-nilai kapitalisme-materialis ada pada setia orang. Nilai kapitalis-materialis pada individu yang terlalu dominan biasa disebut dengan ‘keserakahan’ yang ketika diintrepretasikan pada prilaku manusia dapat menghilangkan nilai humanity yang universal. Ketika kapitalisme dijadikan sebagai sebuah sistem perekonomian berarti sistem tersebut mengakomodir keserakahan.

Demokrasi dan Kapitalisme
Seperti yang diungkapkan oleh Milton Friedmen dalam bukunya “Capitalism and Freedom” sistem ekonomi merupakan buah dari kesepakatan politik. Friedmen berpendapat setiap individu berhak untuk memperoleh kesejahteraan yang layak dan setiap individu mempunyai kebebasan untuk menyatakan pendapat. Untuk memberikan peluang kepada setiap individu pemerintah tidak perlu ikut campur dalam kegiatan ekonomi masyarakat dengan kata lain perekonomian diserahkan kepada pasar.

Demokrasi dipandang sebagai gagasan yang paling tepat untuk menjalankan sistem pemerintahan suatu negara. Demokrasi menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dimana didalamnya memuat kebebasan individu. Dalam penerapannya demokrasi sebagai sebuah sistem pemerintahan sering digunakan sebagai tempat berlindung bagi kapitalisme. Hal ini dapat terjadi karena kapitalisme mengendalikan demokrasi bukan demokrasi yang mengedalikan kapitalisme. Ketika kapitalisme mempunyai kekuatan yang lebih besar maka kapitalisme akan mengendalikan demokrasi melalui mekansime pemerintahan. Kekuatan kapialisme adalah kekuatan modal yang terbentuk secara alamiah. Kekuatan modal terbentuk melalui akumulasi modal ketika sistem kapitalisme sudah menghasilkan konglomerat-konglomerat yang memegang kendali dalam mekanisme pasar. Pada strata ekonomi kaum konglomerat menduduki posisi atas dan menjadi sponsor utama rezim sebuah pemerintahan.

Sedangkan kekuatan demokrasi adalah kekuatan masa. Kebebasan menyatakan pendapat, berkumpul dan berpolitik memunculkan kekuatan anti kapitalisme, terdiri dari kelompok-kelompok yang kurang beruntung, menuntut perbaikan nasib secara struktural. Demokrasi mempengaruhi kapitalisme melalui mekanisme pengerahan masa atau demonstrasi.
…Bersambung