Tags

, ,


Aku terpejam
Komat-kamit menggumam
Pikirku aku siapa
Ketika tidak berkata aku berkesempatan bertanya pada kata

Tanyaku: Kata, katakan padaku siapa aku?
Kata menjawab, tapi bukan dengan kata ato untaian kata-kata
Kata menyusip pikiranku, mengacak2 logika mempermainkan emosi
Seperti orang kesuripan, setengah sadar setengah waras,kata menjawab menunggangi kata-kataku

“Aku pesona ocehan bibirmu, gombal”
“Aku, liuk2 lidahmu, pembual”
“Aku, karisma liurmu, dusta”
“Aku, merah ronga mulutmu, angkara”

Aku tersadar
Bagaimana aku bisa memilah kataku dengan katanya
Sedangkan pujian pun bisa menjadi duka
Tutur santun pun bisa menjadi kemunafikan

Disaat itu nuraniku menyela
“Bukan banyak ato sedikit kata, Katamu adalah otoritasku”
Kata tak membantah dan akupun mengiyakannya..
Kata kataku, “kataku kamu”