Tags

, , , , , ,


hydroponicstomat
Jakarta. Ketika pertanian hanya menjadi retorika, harga sembako melambung dan minat generasi muda terhadap pertanian terus menurun, tidak ada yang diharapkan lagi selain tindakan nyata dari orang-orang yang masih peduli terhadap pertanian.

Banyak yang memandang skiptis ketika berbicara pertanian, terutama dari sisi bisnis, dianggap high risk. Ditengah image negatif tentang pertanian, Gen-A muncul sebagai komunitas Generasi Agraris yaitu wadah bagi orang-orang orang yang bergerak dibidang pertanian, cinta dan peduli pertanian.

Udin Wiratno, penggagas dan pelopor Gen-A mengatakan, kemunculan Gen-A adalah untuk menggiatkan kembali pertanian dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif. Memadukan kreatifitas offline dan online melalui penyediaan konten-konten yang berhubungan dengan pertanian, untuk membangun image pertanian modern dan memasyarakatkan kembali pertanian.

“Sekarang pertanian Indonesia menghadapi banyak masalah, dari faktor produksi, onfarm sampai pada distribusi dan pemasarannya. SDM pertanian juga terus berkurang, jumlah tenaga kerja dibidang pertanian pada tahun 2012 mengalami penurunan dari 4,2 juta jiwa (2011) menjadi 3,9 juta jiwa (2012). Idealismenya, Gen-A merupakan bentuk kebedulian dan upaya sumbangsih dalam rangka membangun kembali pertanian Indonesia. Sebagai wadah bagi komunitas pertanian, kedepan Gen-A akan menyediakan forum online berikut konten yang edukatif dan menghibur.”

Udin Wiratno, selain penggagas dan pelopor Gen-A, yang juga aktif di organisasi sosial Pandu Tani Indonesia, menjelaskan terbentuknya Gen-A tidak lepas dari inisiasi Patani yang dipimpin oleh Sarjan Tahir, sebagai Dirut Utamanya.

Lebih lanjut dalam penjelasannya Udin Wiratno, mengatakan Gen-A merupakan nilai-nilai idealisme yang diimplementasikan tanpa meninggalkan nilai bisnis.

“Gen-A memerjuangkan nilai-nilai idealimse melalui business value. Salah satu program Gen-A adalah pengadaan kartu perdana Gen-A. Kartu perdana Gen-A merupakan implementasi dari kerjasama Telkomsel dengan Patani sebagai organisasi penginisiasi dan pendukung Gen-A.”

Udin Wiratno menjelaskan, kartu perdana Gen-A merupakan salah satu program kreatif dalam upaya memadukan online-offline yang terintegrasi dan terarah.

“Kartu Perdana Gen-A akan dilaunching pada tanggal 21 Agustus nanti, di Palembang. Kartu Perdana Gen-A merupakan formulasi penyediaan komunikasi murah dan terarah bagi komunitas Gen-A yaitu komunitas Patani dan relasinya. Supaya lebih bermanfaat bagi komunitas kita yaitu komunitas petani atau yang terkait dengan pertania. Kartu Perdana Gen-A juga akan dibandling dengan layanan-layanan informasi pertanian dan bahkan kedepan kita merancang untuk dibandiling dengan mobile app sesuai kebutuhan komunitas.”

Dalam penjelasan akhirnya, ia juga mengatakan Gen-A menafaatkan ITK untuk mengefisienkan pasar komoditas, memasyarakatkan pertanian, dan mendukung produksi pertanian, melalui pengembangan mobile app yang dipadukan dengan kegiatan offline seperti event pertanian yang keratif, kerja sama dengan pihak terkait dan program pemberdayaan kreatif.

Koran Jakarta
Selasa, 09 Juli 2013 | 13:23:08 WIB
http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/123659